Khasiat Menulis dan Meminum Air Yaasiin
Hadits ke-27
عَنْ اَبِى جَعْفَرٍ مُحَمَّدِ بْنِ عَلِيّ قَالَ: مَنْ وَجَدَ فِى قَلْبِهِ قَسْوَةً فَلْيَكْتُبْ يس وَ اْلقُرْانِ اْلحَكِيْمِ فِى جَامٍ بِزَعْفَرَانَ ثُمَّ يَشْرَبُهُ. البيهقى فى شعب الايمان 2: 482، رقم: 2468
Dari Abu Ja’far Muhammad bin ‘Ali, ia berkata : Barangsiapa mendapati kekerasan di dalam hatinya, maka tulislah Yaasiin wal qur’aanil hakiim, lalu memasukkan dalam gelas (berisi air) dengan za’faraan, kemudian (hendaklah) meminumnya. [HR. Baihaqi di dalam Syu’abul Iimaan juz 2, hal. 482, no. 2468]
Adapun sanad hadits tersebut adalah sebagai berikut :
Abu Ja’far Muhammad bin ‘Ali --- Muhammad bin Marwan --- ‘Amr bin Tsabit bin Abul Miqdam --- Al-Hasan bin Al-Husain Al-‘Uraniy --- Al-Husain bin Hakam Al-Hairiy --- ‘Ali bin ‘Abdur Rahman As-Sabi’iy --- Abu ‘Abdullah Al-Hafidh --- Baihaqi.
Hadits ini dla’if, disamping bukan sabda Nabi SAW, karena ada perawi yang bernama Muhammad bin Marwan, ia majhul, dan perawi bernama ‘Amr bin Tsabit bin Abul Miqdam yang dilemahkan oleh ‘ulama ahli hadits sebagai berikut :
Hadits ini dla’if, disamping bukan sabda Nabi SAW karena dalam sanadnya ada perawi yang bernama, ‘Amr bin Tsabit dan Al-Hasan bin Al-Husain Al-‘Uraniy, yang dilemahkan oleh ‘ulama ahli hadits :
Tentang ‘Amr bin Tsabit yang nama lengkapnya ‘Amr bin Tsabit bin Hurmuz Al-Bakriy Abu Muhammad :
Nasaiy berkata, “Dia matruukul hadiits”, dan pada kali yang lain mengatakan, ”laisa bitsiqat wa laa ma’mun”.
Abu Zar’ah mengatakan, “Dia dla’iiful hadiits”.
Mu’awiyah bin Shalih dari Yahya mengatakan, “Dia dla’if”
Bukhari mengatakan, “Laisa bil qawiy”. [Tahdzibut Tahdziib juz 8, hal. 9, no. 11]
Tentang Al-Hasan bin Al-Husain Al-‘Uraniy Al-Kuufiy:
Ibnu ‘Adiy mengatakan, “Dia meriwayatkan hadits munkar”. [Lisaanu Miizaan juz 2, hal. 250, no. 2426]
Hadits ke-28
عَنْ اَبِى جَعْفَرٍ مُحَمَّدِ بْنِ عَلِيّ قَالَ: مَنْ وَجَدَ فِى قَلْبِهِ قَسْوَةً فَلْيَكْتُبْ يس وَ اْلقُرْانِ فِى جَامٍ بِزَعْفَرَانَ ثُمَّ يَشْرَبُهُ. الحاكم، فى المستدرك 2: 465، رقم: 3603
Dari Abu Ja’far Muhammad bin ‘Ali, ia berkata : Barangsiapa yang mendapati kekerasan di dalam hatinya, maka tulislah Yaasiin wal qur’aani, lalu menaruh dalam gelas (berisi air) dengan za’faraan, kemudian (hendaklah) meminumnya. [HR. Hakim dalam Al-Mustadrak juz 2, hal. 465, no. 3603]
Adapun sanad hadits tersebut adalah sebagai berikut :
Abu Ja’far Muhammad bin ‘Ali --- Muhammad bin Marwan --- ‘Amr bin Tsabit --- Abul Miqdam --- Al-Hasan bin Al-Husain Al-‘Uraniy --- Al-Husain bin Hakam Al-Hairiy --- ‘Ali bin ‘Abdur Rahman As-Sabi’iy Al-Kuufiy --- Hakim.
Hadits ini dla’if, disamping bukan sabda Nabi SAW karena dalam sanadnya ada perawi yang bernama, ‘Amr bin Tsabit dan Al-Hasan bin Al-Husain Al-‘Uraniy, yang dilemahkan oleh ‘ulama ahli hadits :
Tentang ‘Amr bin Tsabit yang nama lengkapnya ‘Amr bin Tsabit bin Hurmuz Al-Bakriy Abu Muhammad :
Nasaiy berkata, “Dia matruukul hadiits”, dan pada kali yang lain mengatakan, ”laisa bitsiqat wa laa ma’mun”.
Abu Zar’ah mengatakan, “Dia dla’iiful hadiits”.
Mu’awiyah bin Shalih dari Yahya mengatakan, “Dia dla’if”
Bukhari mengatakan, “Laisa bil qawiy”. [Tahdzibut Tahdziib juz 8, hal. 9, no. 11]
Tentang Al-Hasan bin Al-Husain Al-‘Uraniy Al-Kuufiy:
Ibnu ‘Adiy mengatakan, “Dia meriwayatkan hadits munkar”. [Lisaanu Miizaan juz 2, hal. 250, no. 2426]
Hadits ke-29
عَنْ عَلِيّ قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ ص: مَنْ سَمِعَ سُوْرَةَ يس عَدَلَتْ لَهُ عِشْرِيْنَ دِيْنَارًا فِى سَبِيْلِ اللهِ وَ مَنْ قَرَأَهَا عَدَلَتْ عِشْرِيْنَ حِجَّةً وَ مَنْ كَتَبَهَا وَ شَرِبَهَا اَدْخَلَتْ جَوْفَهُ اَلْفَ يَقِيْنٍ وَ اَلْفَ نُوْرٍ وَ اَلْفَ بَرَكَةٍ وَ اَلْفَ رَحْمَةٍ وَ اَلْفَ رِزْقٍ وَ نَزَعَتْ مِنْهُ كُلَّ غِلّ وَ دَاءٍ. الخطيب البغدادى 6: 248
Dari ‘Ali RA, ia berkata : Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa mendengar surat Yaasiin maka untuknya pahala sama dengan (berinfaq) dua puluh dinar fii sabiilillaah, barangsiapa yang membacanya maka hal itu mengimbangi dua puluh kali hajji, dan barangsiapa yang menulis serta meminum airnya, maka ia memasukkan ke dalam tubuhnya seribu yaqin, seribu cahaya, seribu berkah, seribu rahmat, seribu rezqi, dan akan menghilangkan semua dengki dan penyakit hati”. [HR Al-Khathiib Al-Baghdaadiy juz 6, hal. 248]
Adapun sanad hadits ini adalah sebagai berikut :
Nabi SAW --- ‘Ali --- Al-Haarits --- Abu Ishaq --- Sufyan Ats-Tsauriy --- Isma’il bin Yahya Al-Baghdaadiy --- Al-‘Abbas bin Isma’il Ar-Raqiy --- Ahmad bin Ja’far bin Nahsr Al-Jamal --- Manshur Al-Busanjiy --- Abu Bakr Al-Barqaniy --- Al-Khathib Al-Baghdaadiy.
Hadits ini dla’if, karena dalam sanadnya ada perawi bernama Isma’il bin Yahya Al-Baghdaadiy. Daruquthni mengatakan, “Ia dla’if, matruukul hadiits”. [Tarikh Baghdad Al-Khathiib Al-Baghdaadiy juz 6, hal. 249]
Kesimpulan :
Memasukkan tulisan surat Yaasiin baik sebagiannya atau seluruhnya ke dalam gelas berisi air, lalu diminum untuk mendapatkan khasiatnya itu bukan ajaran Islam.
Posting Lebih Baru Posting Lama



