Selamat Datang di Situs Resmi "Belajar Al Qur'an & As Sunnah"

Islam Harus Terdepan dalam Anti Korupsi

Beberapa upaya telah ditempuh untuk membrantas korupsi , saat ini dilakukan oleh beberapa institusi:  Tim Tastipikor (Tindak Pidana Korupsi),  KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi),  Kepolisian, Kejaksaan, BPKP, Lembaga non-pemerintah: Media massa Organisasi massa (mis: ICW). Sesungguhnya bila dibandingkan dengan Era Orde Baru, pada Zaman Reformasi ini pemberantasan korupsi  di Indonesia sudah sangat berkembang, namun hingga kini  hasilnya belum menunjukkan titik terang, mungkin karena sumber oknum korupsi justru berada di dalam institusi penegak hukum (Kepolisian dan Kejaksaan). Hal itu yang membikin pemberantasan korupsi susah diuraikan. Mungkin yang paling tepat pemberantasan korupsi itu dimulai dari diri sendiri.

Baca selengkapnya »

Mempertahankan Ketenteraman Hati

Para ahli psikologi telah menyampaikan semakin merebaknya penyakit jiwa pada manusia di jaman modern, terutama adalah penyakit stress jiwa. Terutama terjadi di kota-kota metropotilan atau ditengah-tengah area sibuk. Mau tidak mau manusia harus berkonsentrasi sekaligus dalam beberapa hal yang membebani fikiran. Termasuk berbagai sarana modern yang menyita pikiran ketika ingin menggunakannya sebagai alat-alat bantu kehidupan.

Baca selengkapnya »

Kesalahan2 Fatal Manusia Dalam Hidup

Segala puji bagi Allah, shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada Rasulullah Muhammad SAW, keluarga, sahabat dan seluruh pengikutnya yang selalu tekun mengikuti jalan petunjuk-Nya.
 
Manusia hidup di dunia diberi kesempatan untuk Melihat tanda-tanda Keagungan Allah dan selalu bertasbih mengagungkan Allah dan memperbanyak amal shalih yang akan membawanya kepada derajad yang mulia.

Baca selengkapnya »

Dampak Ke-Tauhidan pada Perilaku Manusia

Tauhid (Keesaaan Tuhan) diterangkan dengan ringkas dalam ayat berikut ini :
Katakanlah: “Dia-lah Allah, Yang Maha Esa. Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan, dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia.” (TQS.112:1-4)

Keesaan Allah adalah konsep sentral dalam aqidah Islam. Manusia yang meyakini Allah tidak akan merasa takut atau bergantung kepada siapapun selain Allah; dia adalah manusia yang percaya diri sekaligus rendah hati.

Baca selengkapnya »

Indahnya Men-Tafakuri Ciptaan Allah

Di dalam Al-Qur`an dijelaskan juga bahwa orang-orang yang ingkar kepada Allah swt. Adalah orang yang tidak mengenal ataupun menyadari adanya tanda-tanda keuasaan Allah SWT. Yang membedakan seorang muslim dengannya adalah kemampuannya untuk melihat tanda-tanda tersebut dan bukti-buktinya. Dia tahu bahwa semua ini tidak diciptakan dengan sia-sia dan dia pun dapat menyadari kekuatan serta keagungan seni Allah SWT di mana pun dan mengetahui cara menghambakan kepada-Nya. Dialah yang termasuk orang yang berakal.
 
“Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia. Mahasuci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.” (TQS. Ali Imran: 191).

Baca selengkapnya »

Membangun Budaya Damai di Abad Modern

Segala pujian hanya untuk Allah Tuhan semesta Alam, sungguh manusia diciptakan oleh Allah hidup di muka bumi dan adalah dengan sesuatu tujuan yang jelas, yaitu untuk selalu menyembah kepada Allah dan menggagungkan Allah, sebagaimana sebuah hadist Rasulullah Muhammad SAW.  yang artinya :
 
Aku pernah membonceng Nabi saw, yang memisahkan antara aku dan beliau hanyalah bagian belakang pelana. Beliau bersabda: Hai Muaz bin Jabal. Aku menyahut: Ya, Wahai utusan Allah, aku siap menerima perintah. Kemudian berjalan sejenak, kemudian beliau bersabda lagi: Hai Muaz bin Jabal. Aku menyahut: Ya, wahai utusan Allah, aku siap menerima perintah. Kemudian berjalan sejenak, kemudian beliau kembali memanggil: Hai Muaz bin Jabal. Aku pun menyahut: Wahai utusan Allah, aku siap menerima perintah. Beliau bersabda: Tahukah engkau, apa hak Allah atas para hamba? Aku menjawab: Allah dan Rasul-Nya lebih tahu. Beliau bersabda: Hak Allah atas para hamba, yaitu mereka beribadah kepada-Nya dan tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu. Setelah berjalan sesaat, beliau memanggil lagi: Hai Muaz bin Jabal Aku menjawab: Ya, wahai utusan Allah, aku siap menerima perintah. Rasulullah saw. bertanya: Tahukah engkau apa hak hamba atas Allah, bila mereka telah memenuhi hak Allah? Aku menjawab: Allah dan Rasul-Nya lebih tahu. Rasulullah saw. bersabda: Allah tidak akan menyiksa mereka. (Shahih Muslim No.43)

Baca selengkapnya »

Meninggalkan Adat yang Tak Sesuai Syariat

Segala Puji bagi Allah, Ketika seseorang semakin merasa temteram dan bahagia memeluk dan mengamalkan agama islam, maka disisi yang lain harus pula semakin rajin menata diri dan membiasakan diri dengan menta’ati tuntunan Allah dan Rasulnya, serta meninggalkan segala sesuatu yang kurang bermanfaat bagi hidupnya, tentang diri dan hartanya baik berhubungan dengan keselamatan, kebahagiaan dan kedamaian hidupnya.

Baca selengkapnya »

Postingan Lebih Baru Postingan Lama

Den Ryono. Diberdayakan oleh Blogger.

Dan Janganlah Kamu Mengikuti Apa yang Kamu Tidak Mempunyai Pengetahuan Tentangnya (Ilmunya). Sesungguhnya Pendengaran, Penglihatan dan Hati, Semuanya itu akan diminta Pertanggungan Jawabnya. (QS. Al-Isra : 36)

Kutinggalkan Pada Kamu Sekalian 2 Perkara Yang Kamu Tidak Akan Sesat Apabila Kamu Berpegang Teguh Pada Keduanya, Yaitu : Kitab Allah dan Sunnah Nabi-Nya [[HR. Malik Dalam Al-Muwaththa' Juz 2 Hal 899]]