Selamat Datang di Situs Resmi "Belajar Al Qur'an & As Sunnah"

Suri Teladan Yang Baik

Rasulullah SAW Suri Teladan Yang Baik 11

Petunjuk Rasulullah SAW Untuk Berkata Jujur & Menjauhi Dusta
عَنْ عَبْدِ اللهِ قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ ص: عَلَيْكُمْ بِالصّدْقِ فَاِنَّ الصّدْقَ يَهْدِى اِلىَ اْلبِرّ وَ اِنَّ اْلبِرَّ يَهْدِى اِلىَ اْلجَنَّةِ. وَ مَا يَزَالُ الرَّجُلُ يَصْدُقُ وَ يَتَحَرَّى الصّدْقَ حَتَّى يُكْتَبَ عِنْدَ اللهِ صِدّيْقًا. وَ اِيَّاكُمْ وَ اْلكَذِبَ فَاِنَّ اْلكَذِبَ يَهْدِى اِلىَ اْلفُجُوْرِ وَ اِنَّ اْلفُجُوْرَ يَهْدِى اِلىَ النَّارِ. وَ مَا يَزَالُ الرَّجُلُ يَكْذِبُ وَ يَتَحَرَّى اْلكَذِبَ حَتَّى يُكْتَبَ عِنْدَ اللهِ كَذَّابًا. مسلم 4: 2013
Dari 'Abdullah (bin Mas'ud), ia berkata : Rasulullah SAW bersabda, "Wajib atasmu berlaku jujur, karena sesungguhnya jujur itu membawa kepada kebaikan dan kebaikan itu membawa ke surga. Dan terus-menerus seseorang berlaku jujur dan memilih kejujuran sehingga dicatat di sisi Allah sebagai orang yang jujur. Dan jauhkanlah dirimu dari dusta, karena sesungguhnya dusta itu membawa kepada kedurhakaan, dan durhaka itu membawa ke neraka. Dan terus menerus seseorang itu berdusta dan memilih yang dusta sehingga dicatat di sisi Allah sebagai pendusta". [HR. Muslim juz 4, hal. 2013]

Baca selengkapnya »

Rasulullah SAW Suri Teladan Yang Baik 10

Petunjuk Rasulullah SAW untuk Menjauhi Sombong & Supaya Tawadlu'
عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ مَسْعُوْدٍ عَنِ النَّبِيّ ص قَالَ: لاَ يَدْخُلُ اْلجَنَّةَ مَنْ كَانَ فِى قَلْبِهِ مِثْقَالُ ذَرَّةٍ مِنْ كِبْرٍ. قَالَ رَجُلٌ: اِنَّ الرَّجُلَ يُحِبُّ اَنْ يَكُوْنَ ثَوْبُهُ حَسَنًا وَ نَعْلُهُ حَسَنَةً؟ قَالَ: اِنَّ اللهَ جَمِيْلٌ يُحِبُّ اْلجَمَالَ. اَلْكِبْرُ بَطَرُ اْلحَقّ وَ غَمْطُ النَّاسِ. مسلم 1: 93
Dari Abdullah bin Mas'ud, dari Nabi SAW beliau bersabda, "Tidak akan masuk surga orang yang di dalam hatinya ada sebesar dzarrah dari sombong".  Lalu ada seorang laki-laki bertanya : "Sesungguhnya ada orang senang bajunya itu bagus dan sandalnya bagus, (yang demikian itu bagaimana, ya Rasulullah ?"). Rasulullah SAW bersabda : "Sesungguhnya Allah itu indah dan suka pada keindahan. Sombong itu ialah menolak kebenaran dan merendahkan manusia". [HR. Muslim juz 1, hal. 93]

عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ ص: يَقُوْلُ اللهُ سُبْحَانَهُ: اَلْكِبْرِيَاءُ رِدَاءِيْ وَ اْلعَظَمَةُ اِزَارِيْ. فَمَنْ نَازَعَنِيْ وَاحِدًا مِنْهُمَا اَلْقَيْتُهُ فِى النَّارِ. ابن ماجه 2: 1398
Dari Ibnu Abbas ia berkata : Rasulullah SAW bersabda, "Allah Yang Maha Suci berfirman : Sombong itu adalah selendang-Ku (sorban-Ku) dan kebesaran itu adalah pakaian-Ku, maka barangsiapa mencabut salah satunya dari-Ku, Aku akan melemparkan orang itu ke neraka". [HR. Ibnu Majah juz 2, hal. 1398]

Baca selengkapnya »

Rasulullah SAW Suri Teladan Yang Baik 9

Petunjuk Rasulullah SAW Tentang Ikhlash
عَنْ عُمَرَ بْنِ اْلخَطَّابِ رض قَالَ: سَمِعْتُ رَسُوْلَ اللهِ ص يَقُوْلُ: اِنَّمَا اْلاَعْمَالُ بِالنّيَّاتِ وَ اِنَّمَا لِكُلّ امْرِئٍ مَا نَوَى. فَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ اِلىَ دُنْيَا يُصِيْبُهَا اَوِ امْرَأَةٍ يَنْكِحُهَا فَهِجْرَتُهُ اِلىَ مَا هَاجَرَ اِلَيْهِ. البخارى 1: 2
Dari Umar bin Khaththab RA, ia berkata : Saya mendengar Rasulullah SAW bersabda, "Sesungguhnya amal perbuatan itu tergantung pada niat. Dan sesungguhnya setiap orang akan mendapatkan balasan sesuai niatnya. Maka barangsiapa yang berhijrah karena menginginkan keuntungan dunia yang akan didapatnya atau karena menginginkan wanita yang dia akan mengawininya, maka hijrahnya itu akan mendapatkan sesuai apa yang ia berniat hijrah padanya". [HR. Bukhari juz 1, hal. 2]

Baca selengkapnya »

Rasulullah SAW Suri Teladan Yang Baik 8

Perumpamaan-perumpamaan Rasulullah SAW (Lanjutan)
عَنْ اَبِى مُوْسَى عَنِ النَّبِيّ ص قَالَ: مَثَلُ مَا بَعَثَنِيَ اللهُ بِهِ مِنَ اْلهُدَى وَ اْلعِلْمِ كَمَثَلِ اْلغَيْثِ اْلكَثِيْرِ اَصَابَ اَرْضًا، فَكَانَ مِنْهَا نَقِيَّةٌ قَبِلَتِ اْلمَاءَ فَاَنْبَتَتِ اْلكَـَلأَ وَ اْلعُشْبَ اْلكَثِيْرَ، وَ كَانَتْ مِنْهَا اَجَادِبُ اَمْسَكَتِ اْلمَاءَ فَنَفَعَ اللهُ بِهَا النَّاسَ فَشَرِبُوْا وَ سَقَوْا وَ زَرَعُوْا، وَ اَصَابَ مِنْهَا طَائِفَةً اُخْرَى اِنَّمَا هِيَ قِيْعَانٌ لاَ تُمْسِكُ مَاءً وَ لاَ تُنْبِتُ كَـَلأً. فَذٰلِكَ مَثَلُ مَنْ فَقِهَ فِى دِيْنِ اللهِ وَ نَفَعَهُ مَا بَعَثَنِيَ اللهُ بِهِ، فَعَلِمَ وَ عَلَّمَ وَ مَثَلُ مَنْ لَمْ يَرْفَعْ بِذٰلِكَ رَأْسًا وَ لَمْ يَقْبَلْ هُدَى اللهِ الَّذِى اُرْسِلْتُ بِهِ. البخارى 1: 28
Dari Abu Musa RA, dari Nabi SAW, beliau bersabda, "Perumpamaan apa yang Allah mengutusku dengannya, yakni petunjuk dan ilmu adalah seperti hujan lebat yang mengenai tanah. Diantara tanah itu ada yang subur yang dapat menerima air, lalu menumbuhkan rumput dan tumbuh-tumbuhan yang banyak. Dan diantaranya ada pula tanah yang keras dapat menahan air, (tetapi tidak bisa menumbuhkan tumbuh-tumbuhan), maka dengannya Allah memberi kemanfaatan kepada manusia. Mereka bisa minum, memberi minum ternak dan bertani. Dan air hujan itu mengenai pula tanah yang lain, yaitu tanah keras dan licin, tidak dapat menahan air dan tidak dapat menumbuhkan tumbuh-tumbuhan. Demikian itulah perumpamaan orang yang pandai tentang agama Allah dan bermanfaat baginya apa yang dengannya Allah mengutusku, ia mengetahui dan mengajarkan (kepada orang lain) dan perumpamaan orang yang tidak mengangkat kepalanya, dan perumpamaan orang yang tidakmau menerima petunjuk Allah yang aku diutus dengannya". [HR. Bukhari juz 1,hal. 28]

Baca selengkapnya »

Rasulullah SAW Suri Teladan Yang Baik 7

Perumpamaan-perumpamaan Rasulullah SAW (Lanjutan)
 عَنْ اَبِى مُوْسَى عَنِ النَّبِيّ ص قَالَ: مَثَلُ اْلبَيْتِ الَّذِى يُذْكَرُ اللهُ فِيْهِ وَ اْلبَيْتِ الَّذِى لاَ يُذْكَرُ اللهُ فِيْهِ مَثَلُ اْلحَيّ وَ اْلمَيّتِ. مسلم 1: 539
Dari Abu Musa, dari Nabi SAW, beliau bersabda, "Perumpamaan rumah yang Allah disebut di dalamnya dan rumah yang Allah tidak disebut di dalamnya adalah seperti orang yang hidup dan orang yang mati". [HR. Muslim juz 1, hal. 539]

عَنْ اَبِى مُوْسَى رض قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ ص: مَثَلُ اْلجَلِيْسِ الصَّالِحِ وَ اْلجَلِيْسِ السُّوْءِ كَمَثَلِ صَاحِبِ اْلمِسْكِ وَ كِيْرِ اْلحَدَّادِ، لاَ يَعْدَمُكَ مِنْ صَاحِبِ اْلمِسْكِ اِمَّا تَشْتَرِيْهِ اَوْ تَجِدُ رِيْحَهُ، وَ كِيْرُ اْلحَدَّادِ يُحْرِقُ بَدَنَكَ اَوْ ثَوْبَكَ اَوْ تَجِدُ مِنْهُ رِيْحًا خَبِيْثَةً. البخارى 3: 16
Dari Abu Musa RA, ia berkata : Rasulullah SAW bersabda, "Perumpamaan teman duduk yang shalih dan teman duduk yang buruk adalah seperti penjual minyak wangi dan perapian tukang besi, tidak boleh tidak akan kamu dapati dari penjual minyak wangi itu, boleh jadi kamu membelinya atau mencium bau harumnya, sedangkan perapian tukang besi (bisa) membakar badanmu atau pakaianmu, atau kamu mencium bau busuknya". [HR. Bukhari juz 3, ha. 16]

Baca selengkapnya »

Rasulullah SAW Suri Teladan Yang Baik 6

Tanda-tanda Kenabian (Mu'jizat) dalam Islam (Lanjutan)
عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ مَسْعُوْدٍ رض قَالَ: اِنْشَقَّ اْلقَمَرُ عَلَى عَهْدِ رَسُوْلِ اللهِ ص شِقَّتَيْنِ فَقَالَ النَّبِيُّ ص: اِشْهَدُوْا. البخارى 4: 186
Dai 'Abdullah bin Masúd RA, dia berkata : Bulan terbelah jadi dua di masa Rasulullah SAW, lalu Nabi SAW bersabda, "Saksikanlah". [HR. Bukhari juz 4, hal. 186]

عَنْ اَنَسٍ اَنَّهُ حَدَّثَهُمْ اَنَّ اَهْلَ مَكَّةَ سَأَلُوْا رَسُوْلَ اللهِ ص اَنْ يُرِيَهُمْ اَيَةً فَاَرٰيهُمْ اِنْشِقَاقَ اْلقَمَرِ. البخارى 4: 186
Dari Anas, dia bercerita kepada orang-orang : Sesungguhnya penduduk Makkah pernah meminta Rasulullah SAW untuk memperlihatkan tanda kekuasaan Allah (mu'jizat), maka beliau memperlihatkan kepada mereka terbelahnya bulan. [HR. Bukhari juz 4, hal. 186]

Baca selengkapnya »

Rasulullah SAW Suri Teladan Yang Baik 5

Tanda-tanda Kenabian (Mu'jizat) dalam Islam (Lanjutan)
عَنْ جَابِرٍ رض اَنَّ اَبَاهُ تُوُفّيَ وَ عَلَيْهِ دَيْنٌ فَاَتَيْتُ النَّبِيَّ ص فَقُلْتُ اِنَّ اَبِى تَرَكَ عَلَيْهِ دَيْنًا وَ لَيْسَ عِنْدِى اِلاَّ مَا يُخْرِجُ نَخْلُهُ وَ لاَ يَبْلُغُ مَا يُخْرِجُ سِنِيْنَ مَا عَلَيْهِ، فَانْطَلِقْ مَعِى لِكَيْلاَ يُفْحِشَ عَلَيَّ الْغُرَمَاءُ فَمَشَى حَوْلَ بَيْدَرٍ مِنْ بَيَادِرِ التَّمْرِ فَدَعَا ثُمَّ آخَرَ ثُمَّ جَلَسَ عَلَيْهِ فَقَالَ اِنْزِعُوْهُ فَاَوْفَاهُمُ الَّذِى لَهُمْ وَ بَقِيَ مِثْلُ مَا اَعْطَاهُمْ. البخارى 4: 172
Dari Jabir RA, bahwasanya ayahnya meninggal dan masih menanggung hutang. Lalu aku (Jabir) datang kepada Nabi SAW dan berkata, "Sesungguhnya ayahku meninggal dunia dan ia masih punya tanggungan hutang, sedangkan aku tidak mempunyai harta selain hasil pohon kurma miliknya, sedangkan hasilnya beberapa tahun tidak cukup untuk menutup hutangnya. Maka sudilah engkau berangkat bersamaku supaya orang-orang yang menghutangi itu tidak berlaku kasar terhadapku". Kemudian beliau berjalan di sekitar salah satu tempat penjemuran kurma, lalu beliau memohonkan barakah, kemudian pada tempat penjemuran yang lain (dan memohonkan barakah). Lalu beliau duduk padanya, dan beliau bersabda, "Keluarkanlah kurma itu (dari tempat penjemurannya)". Lalu beliau melunasi mereka (para piutang), dan masih tersisa sebanyak yang diberikan kepada mereka. [HR. Bukhari juz 4, hal. 172]

Baca selengkapnya »

Rasulullah SAW Suri Teladan Yang Baik 4

Tanda-tanda Kenabian (Mu'jizat) dalam Islam
عَنْ اَنَسِ بْنِ مَالِكٍ رض قَالَ: خَرَجَ النَّبِيُّ ص فِى بَعْضِ مَخَارِجِهِ وَ مَعَهُ نَاسٌ مِنْ اَصْحَابِهِ، فَانْطَلَقُوْا يَسِيْرُوْنَ. فَحَضَرَتِ الصَّلاَةُ فَلَمْ يَجِدُوْا مَاءً يَتَوَضَّئُوْنَ، فَانْطَلَقَ رَجُلٌ مِنَ اْلقَوْمِ فَجَاءَ بِقَدَحٍ مِنْ مَاءٍ يَسِيْرٍ فَاَخَذَهُ النَّبِيُّ ص فَتَوَضَّأَ ثُمَّ مَدَّ اَصَابِعَهُ اْلاَرْبَعَ عَلَى اْلقَدَحِ ثُمَّ قَالَ: قُوْمُوْا فَتَوَضَّئُوْا فَتَوَضَّأَ اْلقَوْمُ حَتَّى بَلَغُوْا فِيْمَا يُرِيْدُوْنَ مِنَ اْلوُضُوْءِ وَ كَانُوْا سَبْعِيْنَ اَوْ نَحْوَهُ. البخارى 4: 170
Dari Anas bin Malik RA, dia berkata : Nabi SAW berangkat dalam suatu perjalanan beliau, dan beliau bersama para shahabat beliau. Mereka berangkat menempuh perjalanan. Lalu tibalah waktu shalat tetapi mereka tidak mendapatkan air untuk berwudlu. Lalu seorang laki-laki dari kaum itu pergi, lalu dia datang membawa mangkuk berisi air sedikit. Nabi SAW menerimanya dan berwudlu. Kemudian beliau menjulurkan empat jari-jari beliau pada mangkuk itu, kemudian beliau bersabda, "Berdirilah dan berwudlulah". Lalu kaum itu berwudlu hingga mereka menyelesaikan wudlu yang dikehendaki, dan mereka itu berjumlah tujuh puluh orang atau sekitar itu". [HR. Bukhari juz 4, hal. 170]

Baca selengkapnya »

Rasulullah SAW Suri Teladan Yang Baik 3

Cap (Tanda Kenabian)

عَنْ سِمَاكٍ قَالَ: سَمِعْتُ جَابِرَ بْنَ سَمُرَةَ قَالَ: رَأَيْتُ خَاتَمًا فِى ظَهْرِ رَسُوْلِ اللهِ ص، كَاَنَّهُ بَيْضَةُ حَمَامٍ. مسلم 4: 1823
Dari Simak, dia berkata : Aku mendengar Jabir bin 'Abdullah berkata, "Aku pernah melihat cap (tanda kenabian) pada punggung Rasulullah SAW bagaikan telur burung merpati". [HR. Muslim juz 4, hal. 1823]

عَنِ اْلجَعْدِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمنِ قَالَ: سَمِعْتُ السَّائِبَ بْنَ يَزِيْدَ يَقُوْلُ: ذَهَبَتْ بِى خَالَتِى اِلَى رَسُوْلِ اللهِ ص فَقَالَتْ: يَا رَسُوْلَ اللهِ، اِنَّ ابْنَ اُخْتِى وَجِعٌ. فَمَسَحَ رَأْسِى وَ دَعَا لِى بِاْلبَرَكَةِ. ثُمَّ تَوَضَّأَ فَشَرِبْتُ مِنْ وَضُوْئِهِ ثُمَّ قُمْتُ خَلْفَ ظَهْرِهِ فَنَظَرْتُ اِلَى خَاتَمِهِ بَيْنَ كَتِفَيْهِ مِثْلِ زِرّ ْالحَجَلَةِ. مسلم 4: 1823
Dari Ja'd bin 'Abdurrahman, ia berkata : Aku mendengar Saib bin Yazid berkata : Bibiku pernah menemui Rasulullah SAW bersamaku. Bibiku berkata, "Ya Rasulullah, sesungguhnya keponakanku ini sedang sakit". Lalu aku melihat beliau mengusap kepalaku dan mendoakan aku supaya mendapat berkah. Setelah itu beliau berwudlu. Dan aku meminum dari sisa air wudlunya. Kemudian aku berdiri di belakang beliau, maka aku melihat ada sebuah cap (tanda kenabian) diantara kedua belikat beliau seperti telur burung merpati". [HR Muslim juz 4, hal. 1823]

Baca selengkapnya »

Rasulullah SAW Suri Teladan Yang Baik 2

Bau harum Rasulullah
عَنْ اَنَسٍ قَالَ: كَانَ رَسُوْلُ اللهِ ص اَزْهَرَ اللَّوْنِ كَاَنَّ عَرَقَةُ اللُّؤْلُؤِ، اِذَا مَشَى تَكَفَّأَ وَ لاَ مَسِسْتُ دِيْبَاجَةً وَ لاَ حَرِيْرَةً اَلْيَنَ مِنْ كَفّ رَسُوْلِ اللهِ ص وَ لاَ شَمِمْتُ مِسْكَةً وَ لاَ عَنْبَرَةً اَطْيَبَ مِنْ رَائِحَةِ رَسُوْلِ اللهِ ص. مسلم 4: 1815
Dari Anas, ia berkata, "Adalah Rasulullah SAW berkulit seperti kembang (putih kemerahan), seolah-olah mutiara yang berkilauan. Apabila berjalan, beliau berjalan tegap. Dan aku belum pernah menyentuh sutra tebal atau sutra tipis yang selembut tapak tangan Rasulullah SAW, dan aku belum pernah mencium bau minyak wangi misk, maupun ambar yang lebih harum dari pada bau harumnya Rasulullah SAW. [HR. Muslim juz 4, hal. 1815]

Baca selengkapnya »

Rasulullah SAW Suri Teladan Yang Baik 1

Bentuk tubuh Rasulullah SAW
عَنْ اَنَسِ بْنِ مَالِكٍ يَصِفُ النَّبِيَّ ص قَالَ: كَانَ رَبْعَةً مِنَ اْلقَوْمِ لَيْسَ بِالطَّوِيْلِ وَ لاَ بِاْلقَصِيْرِ اَزْهَرَ اللَّوْنِ لَيْسَ بِاَبْيَضَ اَمْهَقَ وَ لاَ آدَمَ. لَيْسَ بِجَعْدٍ قَطَطٍ وَ لاَ سَبْطِ رَجِلٌ اُنْزِلَ عَلَيْهِ وَ هُوَ ابْنُ اَرْبَعِيْنَ فَلبِثَ بِمَكَّةَ عَشْرَ سِنِيْنَ يُنْزَلُ عَلَيْهِ وَ بِاْلمَدِيْنَةِ عَشْرَ سِنِيْنَ وَ لَيْسَ فِى رَأْسِهِ وَ لِحْيَتِهِ عِشْرُوْنَ شَعْرَةً بَيْضَاءَ. قَالَ رَبِيْعَةُ: فَرَاَيْتُ شَعَرًا مِنْ شَعَرِهِ فَاِذَا هُوَ اَحْمَرُ فَسَأَلْتُ فَقِيْلَ اَحْمَرَّ مِنَ الطّيْبِ. البخارى 4: 164
Dari Anas bin Malik, ia berkata ketika mensifati Nabi SAW, "Adalah beliau berperawakan sedang diantara kaum, tidak tinggi dan tidak pendek, berkulit seperti kembang (putih kemerahan), tidak putih muthlaq dan tidak sawo matang, berambut tidak keriting dan tidak lurus tetapi agak keriting, (wahyu) diturunkan kepada beliau dalam usia 40 th, lalu beliau tetap tinggal di Makkah selama 10 th dengan mendapatkan wahyu dan di Madinah selama 10 th, di kepala dan jenggot beliau tidak ada 20 helai rambut putih". Rabi'ah berkata, "Lalu aku melihat sebagian rambut beliau, ternyata berwarna merah", lalu aku tanyakan, maka dikatakan, "Memerah karena wewangian". [HR. Bukhari juz 4, hal. 164]

Baca selengkapnya »

Postingan Lama

Den Ryono. Diberdayakan oleh Blogger.

Dan Janganlah Kamu Mengikuti Apa yang Kamu Tidak Mempunyai Pengetahuan Tentangnya (Ilmunya). Sesungguhnya Pendengaran, Penglihatan dan Hati, Semuanya itu akan diminta Pertanggungan Jawabnya. (QS. Al-Isra : 36)

Kutinggalkan Pada Kamu Sekalian 2 Perkara Yang Kamu Tidak Akan Sesat Apabila Kamu Berpegang Teguh Pada Keduanya, Yaitu : Kitab Allah dan Sunnah Nabi-Nya [[HR. Malik Dalam Al-Muwaththa' Juz 2 Hal 899]]