Selamat Datang di Situs Resmi "Belajar Al Qur'an & As Sunnah"

Tausiyah Umum

Manusia Sangat Membutuhkan Bimbingan Al-Qur’an dari Allah SWT

Segala puji bagi Allah yang telah mengutus Rasulullah Muhammad SAW untuk menuntun manusia kepada jalan-jalan mulia, jalan selamat jalan bahagia di Dunia, dan di Akherat. Segala puji bagi Allah yang berkehendak mengangkat derajad manusia dari kerendahan, dari tipudaya syaitan dan dari segala kesusahan dalam kehidupan di dunia dan di akherat.
Sungguh jiwa manusia memiliki sifat-sifat yang spesifik, dan jiwa manusia tidak akan dapat kalo hanya diselesaikan dengan penyelesaian menurut pendapat aqal manusia semata. Jiwa manusia adalah ciptaan Allah SWT. Dan untuk membangun jiwa manusia, manusia membutuhkan petunjuk Allah SWT, yaitu Al-Qur’an dan As-Sunnah.

Baca selengkapnya »

KEKALNYA Pertolongan ALLAH

Allah telah berkehendak menciptakan semesta Alam adalah untuk bertasbih dan mengagungkan Allah SWT sebagaimana dalam banyak firman-Nya 

تُسَبِّحُ لَهُ السَّمَاوَاتُ السَّبْعُ وَالأَرْضُ وَمَن فِيهِنَّ وَإِن مِّن شَيْءٍ إِلاَّ يُسَبِّحُ بِحَمْدَهِ وَلَـكِن لاَّ تَفْقَهُونَ تَسْبِيحَهُمْ إِنَّهُ كَانَ حَلِيماً غَفُوراً ﴿٤٤﴾

Langit yang tujuh, bumi dan semua yang ada di dalamnya bertasbih kepada Allah. Dan tak ada suatupun melainkan bertasbih dengan memuji-Nya, tetapi kamu sekalian tidak mengerti tasbih mereka. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penyantun lagi Maha Pengampun. (QS. 17:44) 

Baca selengkapnya »

Nasehat Sebuah Pernikahan

Gunung Merapi dan Merbabu. Dua gunung yang berdampingan itu nampak indah. Bahkan sangat indah dilihat dari kejauhan. Terlebih jika dilihat menjelang senja. Saat siang hendak digulung malam.
Tetapi jika didekati, bakal ditemui keadaan yang 180 derajat berbeda. Sangat kontras. Kontras dengan pandangan jarak jauh. Ternyata dua gunung itu terdiri dari batu-batu dan tanah. Tidak seindah yang dibayangkan. Inilah kira-kira gambaran sebuah pernikahan. Kehidupan baru dalam rumah tangga. Meski demikian, keadaan ini tidak perlu mengendurkan semangat dan keinginan berumah tangga.
Berumah tangga atau melangsungkan pernikahan merupakan keniscayaan. Merupakan sunnah Rasululllah SAW. Nasehat pernikahan berikut, semoga dapat menjadi modal mengarungi behtera kehidupan baru.

Baca selengkapnya »

Membangun Jalan DAKWAH Islamiyah

Da’wah dalam arti menyeru manusia kembali kejalan Allah merupakan perbuatan yang paling mulia di sisi Allah. (Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal yang shalih dan berkata, “Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri?”) [QS Fushshilat : 33]
Sejalan dengan firman Allah itu, Rasulullah SAW bersabda, “Sebaik-baik kalian adalah yang belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya“. Melalui jalan da’wah itulah manusia faham akan kehendak Allah atas manusia, sehingga terbuka kemungkinan bagi manusia untuk menjalankan perintah-Nya (tha’at) dan menjauhi larangan-Nya (tidak ma’shiyat).

Baca selengkapnya »

Keadilan Islam Dalam Keragaman dan Perbedaan


Tindak kekerasan yang melibatkan umat Islam sering oleh kelompok liberal dijadikan alasan untuk menstigma kaum Muslim sebagai entitas yang paling tidak bisa toleran dengan penganut keyakinan lain. Stigma ini sejatinya untuk membenarkan pandangan sesat kaum liberal yang menyatakan bahwa munculnya kekerasan di dunia Islam disebabkan adanya “truth claim” dan “fanatisme”. Menurut mereka, selama umat Islam masih berpegang teguh pada truth claim dan sikap fanatic terhadap agamanya, maka budaya kekerasan akan terus melekat pada diri kaum Muslim. Untuk itu, agar umat Islam bisa bersikap toleran terhadap penganut keyakinan lain, truth claim dan fanatisme harus dihapuskan dengan cara “menyakini kebenaran agama lain” dan memaknai istilah-istilah keagamaan yang berpotensi melahirkan radikalisme—seperti Islamkafirjihadtaghut, serta amar makruf nahi mungkar—dengan makna baru yang lebih toleran (sejalan dengan pluralisme-liberalisme). Dengan cara inilah, menurut mereka, kekerasan di Dunia Islam bisa dihilangkan.

Baca selengkapnya »

Sikap Khalifah dan Umat Islam Terhadap Kemungkaran


Seorang Muslim, baik penguasa maupun rakyat, tidak diperkenankan toleran terhadap kekufuran dan kemaksiatan, apapun bentuknya. Kekufuran dan kemaksiatan harus dilenyapkan. Hanya saja, Islam tidak memaksa orang-orang kafir untuk masuk ke dalam agama Islam. Adapun seorang Muslim yang melakukan tindak kemaksiatan, maka ia akan mendapatkan sanksi sejalan dengan ketetapan syariah. Penjatuhan sanksi bagi pelanggar dengan potong tangan, perang, rajam, dan sebagainya, merupakan perkara lumrah yang diakui dalam perspektif Islam. Pengingkaran orang-orang kafir terhadap hukum-hukum Islam, khususnya yang berkenaan dengan jihad, hududjinayat, dan sebagainya tidak berarti sama sekali.

Baca selengkapnya »

Bahaya Tipu Daya Kesyirikan Yang Menyengsarakan

Kemusrikan adalah termasuk ujian yang sangat besar bagi umat manusia yang hidup di muka bumi. Allah SWT menghendaki agar manusia untuk berbakti hanya kepada Allah semata, berbuat yang suci-suci dan bersih mengikuti petunjuk-Nya dengan mengikuti jalan para Nabi dan Rasul-Nya dan kemudian berserah diri serta bertawaqal kepada Allah semata.

Untuk di zaman kita sekarang ini, dalam masalah jiwa, masalah keghaiban, manusia diperintah oleh Allah untuk mengimani apa-apa yang ada di dalam Al-Qur’an dan Al-Hadist, keterangan-keterangan yang telah Allah turunkan lewat Rasulullah Muhammad SAW.

Baca selengkapnya »

Al-Akhlaqul Karimah

Tentang Doa

1. Doa bepergian dan naik kendaraan


وَ الَّذِيْ خَلَقَ اْلاَزْوَاجَ كُلَّهَا وَ جَعَلَ لَكُمْ مّنَ اْلفُلْكِ وَ اْلاَنْعَامِ مَا تَرْكَبُوْنَ. لِتَسْتَوا عَلى ظُهُوْرِه ثُمَّ تَذْكُرُوْا نِعْمَةَ رَبّكُمْ اِذَا اسْتَوَيْتُمْ عَلَيْهِ وَ تَقُوْلُوْا سُبْحَانَ الَّذِيْ سَخَّرَ لَنَا هذَا وَ مَا كُنَّا لَه مُقْرِنِيْنَ. وَ اِنَّا اِلى رَبّنَا لَمُنْقَلِبُوْنَ. الزحرف:12-14

Dan yang menciptakan semua yang berpasang-pasangan dan menjadikan untukmu kapal dan binatang ternak yang kamu tunggangi. Supaya kamu duduk di atas punggungnya, kemudian kamu ingat nikmat Tuhanmu apabila kamu telah duduk di atasnya, dan supaya kamu mengucapkan, “Maha Suci Tuhan yang telah menundukkan semua ini bagi kami, padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya. Dan sesungguhnya kami akan kembali kepada Tuhan kami”. [QS. Az-Zukhruf : 12-14]

Baca selengkapnya »

Hidup Sesudah Mati

Manusia akan mengalami hisab dan timbangan amal

وَ نَضَعُ اْلمَوَازِيْنَ اْلقِسْطَ لِيَوْمِ اْلقِيَامَةِ فَلاَ تُظْلَمُ نَفْسٌ شَيْئًا، وَ اِنْ كَانَ مِثْقَالَ حَبَّةٍ مّنْ خَرْدَلٍ اَتَيْنَا بِهَا وَ كَفى بِنَا حَاسِبِيْنَ. الانبياء:47

Kami akan memasang timbangan yang tepat pada hari qiyamat, maka tiadalah dirugikan seseorang barang sedikitpun. Dan jika (amalan itu) hanya seberat biji sawipun pasti Kami mendatangkan (pahala)nya. Dan cukuplah Kami sebagai Pembuat perhitungan. [QS. Al-Anbiyaa’ : 47]

اِنَّ اِلَيْنَا اِيَابَهُمْ(25) ثُمَّ اِنَّ عَلَيْنَا حِسَابَهُمْ(26) الغاشية:25-26

Sesungguhnya kepada Kami-lah kembali mereka, (25)

Baca selengkapnya »

Jujur Itu Indah

Sejatinya seorang muslim adalah pengemban risalah dalam kehidupan, olehkarenanya hendak-lah bermuamalah dengan akhlaq yang mulia nan tinggi, dengannya niscaya jelaslah kemuliaan seorang muslim dari yang lainnya.  

Di antara akhlaq mulia yang semestinya menghiasi seorang muslim, namun kerap ditinggalkan, padahal dengannyalah seseorang merasakan hakikat cinta, dengan nya pula terbangun persahabatan yang sejati nan diridhoi.

Baca selengkapnya »

Umur Yang Mencair Seperti ES

Cepat sekali waktu berlalu. Mengalir tak pernah berhenti. Jam demi jam, menit demi menit, detik demi detik, bergerak. Waktu tak dapat ditunda, tak dapat ditahan dan tak mungkin ada yang mampu mengulang. Itu artinya, usia kita pun berkurang. Kita... semakin dekat ke liang lahat. Saudaraku, entah, apakah pertambahan dan perguliran waktu itu, berarti mendekatkan diri kita pada kenikmatan surga. Atau mendekatkan kita pada kesengseraan neraka. Nauzubillah.

Rasul saw. Menyifatkan cepatnya perjalanan waktu kehidupan seperti perjalanan seorang musafir yang hanya sejenak berhenti di bawah pohon di tengah perjalanan yang amat panjang. Para ulama juga banyak menguraikan ilustrasi tentang hidup yang amat singkat ini. "Umurmu akan mencair seperti mencairnya es, " kata Imam Ibnul Jauzi. (Luthfu fil Wa'z, 31)

Baca selengkapnya »

Bayangkan Saat MAUT Menjemput

Sesosok tubuh berselimut kain terbujur kaku. Disekelilingnya terlihat sanak saudara saling berangkulan, dan sesekali terdengar sesegukkan diiringi tetesan air mata kepiluan, keheningan dan kesedihan yang teramat dalam. Sayup-sayup terdengar lantunan ayat suci Al Qur'an dari beberapa orang yang hadir menambah kepiluan mereka yang ditinggalkan. Hari ini, satu lagi saudara kita menghadap Rabb-nya, tidak peduli ia siap atau tidak. Innalillaahi wa inna ilaihi raaji'uun.

Saudaraku, setiap yang hidup akan merasakan mati. Hal itu termaktub dengan tegas dan lugas dalam kitab-Nya. Maka, bekal apa yang sudah kita persiapkan untuk menyambut maut yang kedatangannya tidak diketahui namun pasti itu.

Baca selengkapnya »

Islam Melindungi Keutuhan Keluarga

Agama yang paling besar perhatiannya kepada keluarga adalah Islam, tidak ada tatanan dan aturan yang memberi perhatian kepada keluarga seperti -alih-alih mengungguli- Islam. Islam memiliki tatanan sempurna dan unggul terkait keluarga, mulai dari fase pra keluarga; bagaimana seorang muslim mendapatkan pasangannya secara baik dan benar, apa saja yang boleh dan tidak boleh dia lakukan, lalu bagimana berakad dengan pasangan, akad mana yang shahih dan akad mana yang rusak, setelah akad harus bagaimana, apa hak dan kewajiban dan seterusnya, dalam semua itu Islam memiliki tatanan sempurna dan terbaik yang tidak akan ditemukan pada selain Islam.

Baca selengkapnya »

Hal - hal yang Menodai Tauhid

Termasuk perbuatan dosa besar yang menodai tauhid seseorang adalah merasa aman dari siksa dan adzab Allah subhanahu wa ta'ala dan berputus asa dari rahmat-Nya. Haramnya merasa aman dari siksa/makar Allah berdasarkan firman-Nya,

أَفَأَمِنُوا مَكْرَ اللهِ فَلاَيَأْمَنُ مَكْرَ اللهِ إِلاَّ الْقَوْمُ الْخَاسِرُونَ {99}
“Maka apakah mereka merasa aman dari azab Allah (yang tidak terduga-duga) Tiadalah yang merasa aman dari azab Allah kecuali orang-orang yang merugi”. (QS. Al-A’raf:99)
Ayat ini memberikan beberapa faidah di antaranya:

Baca selengkapnya »

Muslim Yang Kuat

Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Muslim, Rasulullah salallahualaihiwassalam bersabda : 

“Mukmin yang kuat itu lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada Mukmin yang lemah, dan pada keduanya ada kebaikan. Bersemangatlah dengan apa yang bermanfaat bagimu, minta tolonglah kepada Allah dan janganlah lemah. Dan jika engkau ditimpa sesuatu maka janganlah berkata ‘Andai aku melakukan ini, niscaya akan terjadi begini’.

Namun katakanlah ‘Allah yang mentakdirkan, dan apa saja yang Allah kehendaki pasti Dia kerjakan’.
Karena sesungguhnya perkataan berandai-andai itu membuka amalan syetan.

Baca selengkapnya »

Menyembuhkan penyakit Islamophobia dari dalam diri

Segala puji bagi Allah, shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada Rasulullah Muhammad SAW, keluarga, sahabat dan seluruh pengikutnya yang selalu tekun mengikuti jalan petunjuk-Nya. Amien
 
Banyak kelainan-kelainan ragawi sering diderita manusia, misalnya ada orang yang phobi untuk melihat dari atas ketinggian, ada lagi yang phobi terhadap serangga-serangga, ada lagi orang yang phobi dengan cuaca ekstrem yang disertai angin kencang dan petir, ada lagi orang yang phobi pada kejadian lakalantas. Bahkan ada orang yang phobi makan hewan hasil piaraan sendiri, dst-dst, yang semuanya tumbuh dari perasaan, yakni perasaan tidak sampai hati atau perasaan takut.

Baca selengkapnya »

Mencari Ridho Allah

Bagi manusia ada malaikat-malaikat yang selalu mengikutinya bergiliran, di muka dan di belakangnya, mereka menjaganya atas perintah Allah . Sesungguhnya Allah tidak merobah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merobah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap sesuatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya; dan sekali-kali tak ada pelindung bagi mereka selain Dia. ( ar-Ra'd : 11 ).

Sesungguhnya dari dalam jiwa akan terjadi perubahan. Barangsiapa yang merasa ridha, maka keridhaan yang akan dia dapatkan. Barangsiapa yang termakan kebencian, maka kebencian akan menggerogoti dirinya. Barangsiapa yang optimis akan mendapatkan kebaikan, maka dia akan mendapatkannya dan barangsiapa yang selalu khawatir akan tertimpa keburukan, maka dia akan menemukannya.

Baca selengkapnya »

Fase Taqlid

Taklid, didefinisikan para ulama sebagai upaya “mengambil pendapat orang lain tanpa argumen (hujjah) yang menguatkannya”. Akar dari dari taklid adalah “mengagungkan dan mengkultuskan seseorang, oleh seorang muqallid yang mengikutinya.”. Kemudian dia merelakan dirinya menjadi seorang pengikut, padahal Allah telah menciptakannya sebagai pemimpin dan seorang yang merdeka.

Dalam kitab Talbis al-Iblis, oleh Imam Ibnu al-Jauzi telah berkata dengan ungkapan yang fasih dan perlu kita perhatikan. “Ketahuilah bahwa orang yang bertaklid (ikut-ikutan), sebenarnya tidak yakin kepada apa yang diikuti. Sesungguhnya, di dalam budaya taklid terkandung pembekuan fungsi akal karena sebenarnya akal diciptakan untuk bertadabbur dan berpikir. Alangkah buruknya sikap orang yang diberikan kepadanya lilin, lalu ia mematikan lilin itu dan berjalan di tengah kegelapan”.

Baca selengkapnya »

Tauhid Uluhiyah

Dan sesungguhnya Kami telah mengutus rasul pada tiap-tiap umat (untuk menyerukan): "Sembahlah Allah (saja), dan jauhilah Thaghut itu"(QS 16: 36)

  
Sebagian ulama membagi tauhid menjadi 3 macam yakni tauhid uluhiyah, tauhid rububiyah dan tauhid asma' wa sifat. Uluhiyah berarti penyembahan atau ibadah. Sehingga tauhid uluhiyah dapat dimaknai bahwa Allah adalah satu-satunya Dzat yang berhak untuk disembah. Penyembahan terhadap yang lain, selain Allah semuanya bathil. Maka tidaklah mengherankan bila misi para nabi adalah sama yakni menyeru manusia agar menyembah kepada Allah dan menjauhi taghut: U'budullah wajtanibuththaghut" (QS 16: 36).

Baca selengkapnya »

Amanah

"Sesungguhnya Kami telah mengemukakan amanat kepada langit, bumi dan gunung-gunung, maka semuanya enggan untuk memikul amanat itu dan mereka khawatir akan mengkhianatinya, dan dipikul-lah amanat itu oleh manusia. Sesungguhnya manusia itu amat zhalim dan amat jahil, sehingga Allah mengazab orang-orang muna-fik laki-laki dan perempuan dan orang-orang musyrikin laki-laki dan perempuan; sehingga Allah menerima taubat orang-orang Muk-min laki-laki dan perempuan. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (Al-Ahzab: 72-73).

Amanah ini sebenarnya telah ditawarkan kepada alam semesta, langit, bumi dan gunung. Namun mereka semua takut memang-gulnya dan enggan menerimanya karena takut dengan azab Allah. Lalu amanah tersebut ditawarkan kepada Adam dan beliau menerimanya.

Baca selengkapnya »

Postingan Lama

Den Ryono. Diberdayakan oleh Blogger.

Dan Janganlah Kamu Mengikuti Apa yang Kamu Tidak Mempunyai Pengetahuan Tentangnya (Ilmunya). Sesungguhnya Pendengaran, Penglihatan dan Hati, Semuanya itu akan diminta Pertanggungan Jawabnya. (QS. Al-Isra : 36)

Kutinggalkan Pada Kamu Sekalian 2 Perkara Yang Kamu Tidak Akan Sesat Apabila Kamu Berpegang Teguh Pada Keduanya, Yaitu : Kitab Allah dan Sunnah Nabi-Nya [[HR. Malik Dalam Al-Muwaththa' Juz 2 Hal 899]]